sponsor

Sunday, March 11, 2018

Coba Yuk Tambahkan Garam Ke Kopi


Dari sekian banyak jenis minuman menyehatkan di pagi hari, kopi biasanya menjadi pilihan utama. Namun kebiasaan menambahkan gula atau krim pada kopi ternyata tidak menyehatkan.

Para hebat kesehatan bahkan menyebut, minum kopi dengan banyak gula sanggup meningkatkan risiko obesitas dan gula darah tinggi yang memicu terjadinya diabetes tipe 2.

Namun ada solusi bagi Anda yang suka kopi dan tidak berpengaruh dengan rasa pahitnya. Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Nature menemukan, ion natrium atau garam sanggup menetralisir rasa kopi dan meningkatkan rasanya.

"Tidak ibarat gula, sejumput garam sanggup menciptakan perbedaan rasa," tulis peneliti, ibarat dimuat Independent, Selasa (11/4/2017).

Ini bukan pertama kalinya penggemar minuman memuji sifat garam. Seorang hebat minuman yang juga mantan kepala kantor teknologi Microsoft, Nathan Myhrvold mengatakan, menambahkan beberapa butir garam dalam segelas wine sanggup menyeimbangkan rasa anggur yang murah jadi lebih baik.


Sumber : liputan6.com

Thursday, March 8, 2018

Menambahkan Garam Di Kopi?


Dari sekian banyak jenis minuman menyehatkan di pagi hari, kopi biasanya menjadi pilihan utama. Namun kebiasaan menambahkan gula atau krim pada kopi ternyata tidak menyehatkan.

Para jago kesehatan bahkan menyebut, minum kopi dengan banyak gula sanggup meningkatkan risiko obesitas dan gula darah tinggi yang memicu terjadinya diabetes tipe 2.

Namun ada solusi bagi Anda yang suka kopi dan tidak besar lengan berkuasa dengan rasa pahitnya. Sebuah studi yang diterbitkan jurnal Nature menemukan, ion natrium atau garam sanggup menetralisir rasa kopi dan meningkatkan rasanya.

"Tidak ibarat gula, sejumput garam sanggup menciptakan perbedaan rasa," tulis peneliti, ibarat dimuat Independent, Selasa (11/4/2017).

Ini bukan pertama kalinya penggemar minuman memuji sifat garam. Seorang jago minuman yang juga mantan kepala kantor teknologi Microsoft, Nathan Myhrvold mengatakan, menambahkan beberapa butir garam dalam segelas wine sanggup menyeimbangkan rasa anggur yang murah jadi lebih baik.



liputan6.com

Monday, March 5, 2018

Tidur Siang Berkualitas Dengan Kopi


Anda tentu sudah tahu bahwa minum kopi bisa mendongkrak kesadaran dan energi. Inilah kenapa Anda sebaiknya tidak minum kopi menjelang waktu tidur.

Namun riset ternyata menemukan, kalau Anda mengatur waktunya dengan benar, minum kopi sempurna sebelum tidur siang selama 20 menit dapat memberi dongkrakan energi yang mengalahkan tidur siang biasa, atau hanya sekedar minum kopi saja.

Melansir Buzzfeed, Rabu (29/3/2017) sebuah studi menemukan, meminum sekitar 150 mg kafein (atau sekitar satu shot espresso) sebelum tidur selama 15 - 20 menit, mengurangi (dan bahkan menghilangkan) rasa mengantuk pada pengemudi secara lebih efektif dibanding sekedar tidur atau minum kopi saja.

Dalam sebuah studi kecil yang lain, tidur dan kopi ini yakni cara paling efektif di antara lima intervensi yang berbeda sebagai cara untuk mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan performa.

Kenapa hal ini dapat bekerja?

Tidur membersihkan otak dari adenosine, sebuah produk hasil dari acara sel otak yang terbangun seharian dan membuat kita merasa mengantuk, D Sanjeev Kothare, profesor ilmu saraf dan administrator acara tidur pediatri di NYU Langone Medical Center memberikan pada Buzzfeed Health.

Anda merasa lebih segar sehabis tidur alasannya yakni otak telah membersihkan adenosine dikala Anda terlelap.

Dan kemudian kopi, berdasarkan Kothare, mempunyai hubungannya tersendiri dengan adenosine. Kafein--yang terkandung dalam kopi--bersifat berlawanan dengan adenosine. Kafein akan memblok penerimaan adenosine pada otak, setidaknya untuk sementara, sehingga dapat mencegah Anda merasa mengantuk dan lelah.

Jadi, wangsit di balik tidur siang dengan kopi yakni mengombinasikan sifat pemblokir adenosine dari kopi dengan fungsi pencucian adenosine yang terjadi dikala Anda tidur.

Pada dasarnya, ketika Anda minum kopi, butuh waktu selama 20 menit bagi kafein untuk hingga ke otak dan bekerja, ujar Brian St. Pierre, administrator performa nutrisi di Precision Nutrition.

Ini artinya, kalau Anda mengambil power nap 20 menit sempurna sehabis minum kopi, Anda akan terbangun sempurna dikala kafein mulai bekerja. Dan alasannya yakni adenosine telah dibersihkan dari otak, kafein tidak perlu lagi berkompetisi melawan zat tadi untuk diterima di reseptor otak. Inilah yang kemudian membuat apa yang disebut oleh Kotrane sebagai dongkrakan ganda atau double boost.

Namun berdasarkan Kotrane, wangsit di balik tidur siang dengan kopi ini adalah, untuk dikala ini, suatu hipotesis dari apa yang kita tahu dari bagaimana otak merespon kafein, tidur, dan adenosine. Dan bukannya hasil dari riset dan observasi gotong royong yang dilakukan di laboratorium.

Lakukan dengan Benar

Jika Anda percaya pada temuan ini, dan ingin menunjukan efeknya, berikut bagaimana cara yang benar untuk melaksanakan tidur siang dengan kopi:

1. Rencanakan tidur siang kopi Anda menjelang sore

Jangka usia kafein yakni 8 hingga 10 jam, ujr Kothare. Ini artinya, kalau Anda minum kopi pada pukul 3 atau 4 sore, Anda masih dapat mencicipi efeknya hingga tengah malam.

Tentu saja hal ini juga bergantung pada waktu tidur Anda. Namun kebanyakan orang mungkin sebaiknya mulai minum kopi tidak lebih dari jam 2 siang, saran St. Pierre.

2. Pastikan takaran kafeinnya tepat

Minum satu cankir kopi yakni jumlah yang biasanya sesuai untuk mendongkrak kesejukan dan energi, uajr St. Pierre. Namun ada juga orang yang butuh lebih sedikit atau lebih banyak. Ini alasannya yakni toleransi dan metabolisma setiap orang berbeda. Kaprikornus ada baiknya mencari tahu lebih dahulu berapa jumlah kafein yang paling pas untuk Anda.

Jika Anda tidak biasa minum kopi di sore hari, pertimbangkan secara matang bagimana satu cangkir kopi ekstra akan mempengaruhi asupan kafein harian.

Menurut US Office of Disease Prevention ad Health Promotion, tiga hingga lima cangkir kopi per hari tidak dianggap membahayakan bagi orang dewasa. Hal ini juga diasosiasikan dengan manfaat kesehatan, menyerupai menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan Parkinson.
Di sisi lain, kafein juga dapat membuat Anda merasa buruk, menyerupai gelisah, gemetaran, tidak tenang, dan lainnya.

3. Cobalah untuk minum espresso dan bukan kopi racikan

Anggap saja Anda membutuhkan waktu selama 20 menit untuk menyisip satu cangkir kopi. Itu artinya Anda mengatur waktu tidur sempurna sehabis kafein mulai bekerja. Belum lagi, kopi juga dapat memicu keinginan buang air, yang malah akan dapat membuat Anda tak jadi tidur.

Jadi cara terbaik untuk melakukannya, berdasarkan St. Pierre, yakni dengan minum espresso, yang porsinya jauh lebih kecil. Dengan cara ini, ada lebih sedikit cairan yang perlu Anda minum--namun dengan takaran kafein yang sama. Hal ini akan memungkinkan Anda tidur lebih cepat sebelum kafein bekerja.

4. Tidur tidak lebih dari 20 menit

Ketika berbicara perihal tidur siang untuk memulihkan tenaga (power nap) Anda sebaiknya terbangun sebelum tidur benar-benar pulas.

Pada dasarnya, tidur mempunyai lima tahapan. Pada tahapan pertama, Anda memulai transisi dari terbangun ke tidur ringan. Jika Anda tidur terlalu lama, Anda akan mencoba terbangun dari tahapan tidur ketiga atau keempat. Ini artinya Anda akan berdiri dalam keadaan grogi dan bingungg, dan bukannya segar dan sadar.

Jika Anda tidur selama hanya 20 menit, Anda akan dapat menikmati tahapan kedua dari tidur sekitar selama 5 menit--jumlah minimum yang direkomendasikan oleh Kothare untuk tidur siang.

5. Masih ada cita-cita walau Anda tidak dapat tidur siang

Terkadang mencari kawasan yang cukup memperlihatkan Anda privasi untuk tidur sejenak di siang hari dapat jadi cukup sulit. Jika mustahil bagi Anda untuk dapat tidur siang, Anda masih mempunyai pilihan lain, ujar St. Pierre.

Kopi Anda dapat diikuti dengan duduk damai dengan mata tertutup. Pastikan Anda bernapas dengan lambat dan cobalah untuk bersantai. Hal ini juga dapat memperlihatkan dongkarakan energi menyerupai yang dapat diberikan oleh tidur siang.



liputan6.com

Friday, March 2, 2018

Mengintip Usaha Di Bar Amerika Serikat


Gerakan "Third Wave of Coffee" atau menentukan kopi yang berkualitas tinggi, semakin terkenal di Amerika, terutama dengan meningkatnya minat terhadap specialty coffee. Vigilante Coffee Company termasuk salah satu pengusungnya. Setiap hari tersaji sampai belasan kopi dari 10 negara, termasuk Indonesia.

Adalah kedai kopi independen Vigilante Coffe Company di Hyattsville, Maryland yang mengusung konsep tersebut. Tak hanya menyajikan kopi berkualitas tinggi dan single origin atau tidak dicampur dengan kopi dari sumber lain, tapi kawasan itu juga menghidangkan banyak sekali jenis kopi dari seluruh dunia termasuk Indonesia.

Mereka membeli pribadi kopi dari petani di banyak sekali negara, termasuk dari Tanah Air.

"Seiring waktu, saya ingin berbisnis dengan integritas. Bagi saya, sangat penting mengetahui asal seruan produk dan siapa yang memproduksinya," ujar Christopher Vigilante, sang pemilik ibarat dikutip dari VOA News, Kamis (5/4/2017). 

Chris mendalami ilmu pemanggangan dan pembelian kopi di Hawaii. Ia kemudian kembali ke Washington DC untuk membuka pemanggangan kopi pada 2012 dan alhasil juga membuka kafe di Hyattsville tahun 2014.

Vigilante menyajikan kopi berkonsep micro roasting atau dipanggang sesuai dengan kebutuhan. Ciri lain dari kopi gelombang ketiga ialah metode alternatif dalam menyeduh, ibarat pot vakum atau menuang kopi dengan saringan kertas.

Kopi di Vigilante juga diramu dengan materi berkualitas lainnya, sehingga tidak hanya yummy tapi juga bagus dilihat.

"Pertama, kopinya sangat enak. Kedua untuk mocha, mereka pakai cokelat asli, bukan sirup cokelat. Dengan susu atau susu kedelai juga enak," ujar salah satu pelanggan, Romina Heymann.

Untuk mendapat kualitas ini, Chris dan staf-nya mencari kopi ke banyak sekali kepingan dunia, mulai dari Amerika Selatan, Afrika, sampai Indonesia.

Di Indonesia, mereka berkunjung ke Bandung, Bali dan Solok, Sumatra Barat.

"Kita lebih suka membangun direct relationship, hubungan pribadi dengan petani, jadi kita sanggup mampu kolaborasi yang bagus. Win-win solution dari kedua belah pihak," jelas Awan Suryo Prasetyo, roaster Vigilante Coffee Company.

"Kalau kita ingin kopi yang bagus, kita sanggup kasih tahu ke mereka bagaimana (kriterianya). Kalau mereka butuh dari kita sharing knowledge, jadi sama-sama berguru bareng, itu lebih penting buat kita," imbuh Awan.

Irawati Dewi salah satu pelanggan Indonesia, berharap Vigilante sanggup menghadirkan lebih banyak variasi kopi Indonesia.

"Kebanyakan kedai kopi di sini tahunya cuma kopi Sumatra. Selalu Sumatra. Padahal, kan, kopi Indonesia banyak macamnya," ucap Irawati.

Namun, Chris percaya akan ada banyak jenis kopi Indonesia yang dikenal banyak orang ke depannya.

"Orang ini merasakan rasa orisinil dari mana kopi itu berasal. Kami akan menjadi satu-satunya kedai kopi di AS yang menyajikan kopi asal Solok. Dengan perkembangan industri kopi di Indonesia, akan banyak kopi Indonesia lainnya yang mendunia," ujar Chris.




http://global.liputan6.com

Wednesday, February 28, 2018

Manfaat, Dosis, Dan Pengaruh Kafein Sebagai Obat

Manfaat Kafein dan Efeknya Bagi Kesehatan - Kopi mengandung kafein. Anda tahu itu, saya tahu itu, itu pengetahuan yang cukup umum. Di balik popularitasnya, kafein ternyata mempunyai dua sisi yang saling berlawanan yakni ancaman dan manfaat yang akan mengancam kesehatan manusia.

Ada Akibat ini bisa kau rasakan bila mengonsumsi kafein berlebihan. Namun beberapa orang mencicipi Kafein menciptakan badan menjadi lebih segar juga meningkatkan konsentrasi serta fokus. Kandungan kafein pada banyak sekali jenis teh dan kopi memang ampuh menciptakan kau melek lebih lama.

Kafein biasa terkandung dalam kopi maupun soda. Biasanya, orang menimbulkan minum kopi sebagai potongan dari gaya hidup. Banyak orang yang membutuhkan kopi yang sarat kafein sebagai stimulan pada pagi hari. Obat kafein ialah obat stimulan yang tersedia dalam bentuk/sediaan tablet dan kapsul.

Melihat Dua Sisi Manfaat dan Bahaya Kafein, Beragam penelitian sudah banyak menguji laba dan kerugian mengonsumsi kafein. Cafeen is a place to chill out and blend into a relaxed atmosphere. Savour fantastic views of the mountain while enjoying our legendary coffee.

Maksud saya itu potongan dari daya tarik tersendiri, itu pasti. Kecintaan saya pada kopi muncul dari kebutuhan di sekolah; larut malam mencar ilmu membutuhkan dorongan, menyerupai halnya kelas-kelas pagi itu. Sekarang, takaran harian saya ialah potongan dari rutinitas pagi yang meriah atau kesenangan sore hari.

Mari kita mulai memahami kafein dalam cangkir kita. Melihat bagaimana 90% orang Amerika Utara mengonsumsi kafein secara teratur, ada baiknya mengetahui semua hype wacana apa.

Melalui entri Blog kami berikutnya wacana kafein, Anda akan diperlengkapi dengan baik untuk menjawab sebagian besar pertanyaan Trivial Pursuit wacana topik ini, dan balasannya saudara lelaki saya yang tahu segalanya (yang tentu saja selalu memenangkan Trivial Pursuit).

Sebagai permulaan, apa itu kafein?
Kafein ialah alkaloid yang tidak berbau. Ini ialah materi alami yang ditemukan dalam biji kopi hijau. Hal ini juga ditemukan di sejumlah flora lain, termasuk teh, kakao, kola, guarana dan pasangan yerba.

Ini juga sanggup dipakai sebagai aditif makanan dalam minuman berkarbonasi dan obat-obatan bebas, termasuk obat batuk, pilek dan nyeri.

Kafein ialah stimulan psikoaktif terbesar yang dipakai orang, yang mempercepat sistem saraf pusat.


Tunggu, kau menyebut kafein obat?
Ya, kafein ialah obat, legal dan di sebagian besar tempat, tidak diatur. Namun itu diklasifikasikan oleh FDA sebagai GRAS (umumnya diakui sebagai aman). Itu alasannya ialah takaran tipikal jauh lebih rendah daripada apa yang dianggap beracun (1 gram untuk rata-rata orang dewasa). Peringatan spoiler: Hanya ada sekitar 120 mg kafein dalam cangkir diseduh rata-rata.

Makara itu memengaruhi sistem saraf pusat kita; apa artinya?
Kafein mempengaruhi sistem saraf pusat kita dan toleransi bervariasi pada setiap orang. Hal yang menarik wacana kafein adalah, menyerupai dengan alkohol, itu memperlakukan kita semua secara berbeda. Di mana saya mungkin bisa tertidur segera sehabis minum kopi, Anda mungkin tidak bisa.

Bagi sebagian orang, sejumlah kecil kafein akan mempunyai imbas positif menyerupai meningkatkan mood, meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan berkonsentrasi. Bagi mereka yang lebih sensitif, itu sanggup menimbulkan insomnia, sakit kepala, lekas murka dan gelisah.

Selain kewaspadaan, apakah ada imbas samping positif lainnya?
Studi internasional baru-baru ini mengatakan bahwa kafein telah mengatakan imbas derma terhadap penyakit Parkinson dan penyakit Alzheimer dikala dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Tapi, saya pernah mendengarnya diuretik?
Kafein ialah diuretik ringan. Yang berarti itu menciptakan Anda dehidrasi. Bukan kopi, tapi kafein dalam kopi. Ini intinya menimbulkan badan mengeluarkan lebih banyak air ke dalam urin. Namun, dengan konsumsi teratur, toleransi dibangun dan imbas ini menghilang.

Bagaimana kafein diserap?
Saat pertama kali menyesap kopi, kafein memasuki pedoman darah melalui lapisan mulut, tenggorokan, dan perut. Jadi, isi perut Anda sanggup menjelaskan banyak sekali imbas kafein. Diperlukan waktu sampai empat puluh lima menit bagi sebagian besar kafein untuk diserap dan efeknya sanggup bertahan sampai tiga jam.

Berapa banyak kafein dalam kopi?
Kafein larut dalam air. Makara dengan air, kafein diekstraksi. Hanya ada begitu banyak kafein yang tersedia untuk diekstraksi dari kopi. Menendang Kopi Kuda hanya memakai biji Arabika yang mempunyai lebih sedikit kafein daripada Robusta.

Sekarang, mari kita minum kopi Kicking Horse® yang diseduh?
Dalam cangkir ini 98,6% ialah air, yang berarti 1,4% dari cangkir itu ialah padatan kopi terlarut. Jadi, berapa banyak kafein dalam 1,4% kopi? Tidak banyak. Hanya 1,2% dari 1,4% kopi ialah kafein. Ini berarti rata-rata secangkir kopi Kicking Horse yang diseduh hanya mempunyai kafein 0,0168%.

Kami ingin mendengarkan masukan dan pengalaman dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share bila artikel ini sangat bermanfaat.

Minum Kopi Sanggup Memperpanjang Usia?

Minum Kopi Bisa Memperpanjang Usia? Urusan usia atau umur seseorang memang tidak ada yang tahu, hanya tuhanlah yang tahu. Kabarnya Secangkir kopi yang rutin dikonsumsi setiap hari juga dikatakan bisa melindungi hati dan memperabukan lemak dalam tubuh.

Sebuah studi gres menyampaikan lebih banyak kabar baik bagi pecinta kopi. Minum kopi dikaitkan dengan resiko ajal dini yang lebih rendah hampir terlepas dari berapa banyak Anda minum dan apakah itu berkafein atau tidak, menyimpulkan sebuah makalah yang diterbitkan Senin di JAMA Internal Medicine.

"Kami mengamati asosiasi terbalik untuk minum kopi dengan mortalitas, termasuk di antara penerima yang melaporkan minum setidaknya satu cangkir per hari, hingga delapan atau lebih cangkir per hari, serta mereka yang minum kopi yang disaring, instan dan tanpa kafein," kata Dr. Erikka Loftfield, peneliti di National Cancer Institute, dalam email ke TIME.

Para peneliti memakai data dari studi Biobank Inggris, di mana sekelompok orang arif balig cukup akal di Inggris menuntaskan penelitian dengan kuesioner kesehatan, menjalani beberapa investigasi fisik dan mengambil sampel biologis.

Untuk studi ketika ini, para peneliti menganalisis gosip yang diberikan oleh sekitar 500.000 orang, yang menjawab pertanyaan ihwal konsumsi kopi mereka, kebiasaan merokok dan minum, riwayat kesehatan dan banyak lagi. Selama masa tindak lanjut studi 10 tahun, sekitar 14.200 orang meninggal.

Para peneliti menemukan manfaat umur panjang yang terkait dengan hampir setiap tingkat dan jenis konsumsi kopi. Berkurangnya risiko bervariasi tergantung pada banyaknya kopi yang dikonsumsi seseorang, kandungan kafeinnya dan apakah kopi instan atau bubuk. 

Tetapi secara keseluruhan, relatif terhadap bukan peminum, mereka yang minum satu cangkir kopi per hari mempunyai risiko ajal prematur 8% lebih rendah tingkat yang sedikit meningkat ketika konsumsi meningkat, memuncak pada 16% untuk mereka yang minum enam hingga tujuh cangkir sehari, sebelum mencelupkan sedikit, ke 14%, bagi mereka yang mempunyai delapan atau lebih cangkir setiap hari.

Kecepatan di mana seseorang memetabolisme kafein sepertinya tidak mempengaruhi umur panjang, meskipun penelitian sebelumnya yang menyarankan konsumsi kopi mungkin terkait dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan serangan jantung di antara orang yang memetabolisme kafein secara perlahan.


Tetapi studi-studi itu hanya melihat minum kopi sehabis insiden penyakit dan tidak mengusut risiko ajal secara keseluruhan, ibarat yang dilakukan koran ketika ini, kata Loftfield. Menggunakan studi Biobank juga memungkinkan para peneliti untuk mengusut sejumlah besar data genetik, termasuk yang terkait dengan metabolisme kafein, yang memungkinkan untuk analisis yang lebih kuat.

Temuan itu, dikombinasikan dengan imbas peningkatan umur panjang yang faktual dari kopi tanpa kafein, memperlihatkan bahwa kafein bukanlah prosedur memperpanjang hidup yang bekerja di Jawa, kata Loftfield. Tetapi alasannya yakni penelitian ini bersifat observasional, artinya hanya melihat rujukan dalam dataset yang ada, mustahil untuk menyampaikan apa atau bahkan jikalau kopi benar-benar bertanggung jawab untuk mencegah kematian, atau hanya dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.

"Pemahaman kami ketika ini ihwal kopi dan kesehatan terutama didasarkan pada temuan dari studi observasional," kata Loftfield. "Untuk lebih memahami prosedur biologis potensial yang mendasari asosiasi kopi yang diamati dengan aneka macam hasil kesehatan, diharapkan studi tambahan."

Meskipun demikian, studi Loftfield bergabung dengan kelompok besar yang telah menemukan manfaat kesehatan yang terkait dengan kopi. Dan meskipun beberapa penelitian sebelumnya telah mengaitkan kopi dan minuman panas lainnya dengan kanker, Organisasi Kesehatan Dunia bulan kemudian menyimpulkan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk menyebut kopi sebagai karsinogen.

"Studi kami menyampaikan bukti lebih lanjut bahwa minum kopi sanggup menjadi bab dari diet sehat dan menyampaikan jaminan kepada peminum kopi," kata Loftfield.

Sumber : http://time .com/5326420/coffee-longevity-study/

Bagaimana apakah anda tahu manfaat kopi sanggup memperpanjang usia anda? Kami ingin mendengarkan masukan dan pengalaman dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share jikalau artikel ini sangat bermanfaat.

Minum Kopi Sanggup Memperpanjang Usia?

Minum Kopi Bisa Memperpanjang Usia? Urusan usia atau umur seseorang memang tidak ada yang tahu, hanya tuhanlah yang tahu. Kabarnya Secangkir kopi yang rutin dikonsumsi setiap hari juga dikatakan bisa melindungi hati dan memperabukan lemak dalam tubuh.

Sebuah studi gres menyampaikan lebih banyak kabar baik bagi pecinta kopi. Minum kopi dikaitkan dengan resiko ajal dini yang lebih rendah hampir terlepas dari berapa banyak Anda minum dan apakah itu berkafein atau tidak, menyimpulkan sebuah makalah yang diterbitkan Senin di JAMA Internal Medicine.

"Kami mengamati asosiasi terbalik untuk minum kopi dengan mortalitas, termasuk di antara penerima yang melaporkan minum setidaknya satu cangkir per hari, hingga delapan atau lebih cangkir per hari, serta mereka yang minum kopi yang disaring, instan dan tanpa kafein," kata Dr. Erikka Loftfield, peneliti di National Cancer Institute, dalam email ke TIME.

Para peneliti memakai data dari studi Biobank Inggris, di mana sekelompok orang arif balig cukup akal di Inggris menuntaskan penelitian dengan kuesioner kesehatan, menjalani beberapa investigasi fisik dan mengambil sampel biologis.

Untuk studi ketika ini, para peneliti menganalisis gosip yang diberikan oleh sekitar 500.000 orang, yang menjawab pertanyaan ihwal konsumsi kopi mereka, kebiasaan merokok dan minum, riwayat kesehatan dan banyak lagi. Selama masa tindak lanjut studi 10 tahun, sekitar 14.200 orang meninggal.

Para peneliti menemukan manfaat umur panjang yang terkait dengan hampir setiap tingkat dan jenis konsumsi kopi. Berkurangnya risiko bervariasi tergantung pada banyaknya kopi yang dikonsumsi seseorang, kandungan kafeinnya dan apakah kopi instan atau bubuk. 

Tetapi secara keseluruhan, relatif terhadap bukan peminum, mereka yang minum satu cangkir kopi per hari mempunyai risiko ajal prematur 8% lebih rendah tingkat yang sedikit meningkat ketika konsumsi meningkat, memuncak pada 16% untuk mereka yang minum enam hingga tujuh cangkir sehari, sebelum mencelupkan sedikit, ke 14%, bagi mereka yang mempunyai delapan atau lebih cangkir setiap hari.

Kecepatan di mana seseorang memetabolisme kafein sepertinya tidak mempengaruhi umur panjang, meskipun penelitian sebelumnya yang menyarankan konsumsi kopi mungkin terkait dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi dan serangan jantung di antara orang yang memetabolisme kafein secara perlahan.


Tetapi studi-studi itu hanya melihat minum kopi sehabis insiden penyakit dan tidak mengusut risiko ajal secara keseluruhan, ibarat yang dilakukan koran ketika ini, kata Loftfield. Menggunakan studi Biobank juga memungkinkan para peneliti untuk mengusut sejumlah besar data genetik, termasuk yang terkait dengan metabolisme kafein, yang memungkinkan untuk analisis yang lebih kuat.

Temuan itu, dikombinasikan dengan imbas peningkatan umur panjang yang faktual dari kopi tanpa kafein, memperlihatkan bahwa kafein bukanlah prosedur memperpanjang hidup yang bekerja di Jawa, kata Loftfield. Tetapi alasannya yakni penelitian ini bersifat observasional, artinya hanya melihat rujukan dalam dataset yang ada, mustahil untuk menyampaikan apa atau bahkan jikalau kopi benar-benar bertanggung jawab untuk mencegah kematian, atau hanya dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.

"Pemahaman kami ketika ini ihwal kopi dan kesehatan terutama didasarkan pada temuan dari studi observasional," kata Loftfield. "Untuk lebih memahami prosedur biologis potensial yang mendasari asosiasi kopi yang diamati dengan aneka macam hasil kesehatan, diharapkan studi tambahan."

Meskipun demikian, studi Loftfield bergabung dengan kelompok besar yang telah menemukan manfaat kesehatan yang terkait dengan kopi. Dan meskipun beberapa penelitian sebelumnya telah mengaitkan kopi dan minuman panas lainnya dengan kanker, Organisasi Kesehatan Dunia bulan kemudian menyimpulkan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk menyebut kopi sebagai karsinogen.

"Studi kami menyampaikan bukti lebih lanjut bahwa minum kopi sanggup menjadi bab dari diet sehat dan menyampaikan jaminan kepada peminum kopi," kata Loftfield.

Sumber : http://time .com/5326420/coffee-longevity-study/

Bagaimana apakah anda tahu manfaat kopi sanggup memperpanjang usia anda? Kami ingin mendengarkan masukan dan pengalaman dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share jikalau artikel ini sangat bermanfaat.

Disqus Shortname

Biji Kopi Arabika Bourbon

Biji Kopi Arabika Bourbon (atau hanya biji kopi Bourbon) ialah sub spesies dari varietas Arabica, yang merupakan cara yang manis untuk meny...